Take a fresh look at your lifestyle.
     

ASN Pemkot Kendari Ditangkap Polisi Gegara Narkoba, Terancam 20 Tahun Penjara

194

Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari berhasil menangkap tersangka Saiful Agusta Torada alias Ipul (32) bin Sahrul terkait peredaran narkoba jenis sabu-sabu.

Pria yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini ditangkap dalam kamar kost Pelangi, jalan Bunga Seroja, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, pada Kamis 24 Februari 2022 sekitar pukul 20.30 WITa.

“Barang bukti yang disita itu 2 paket sabu-sabu yang diduga narkotika dengan berat 4,98 gram,” kata Wakapolresta Kendari Kompol Muhammad Alwi dalam konferensi pers, Senin 7 Maret 2022.

Ia menjelaskan, kronologisnya pada Kamis 24 Februari 2022 sekitar pukul 11.00 WITa. Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari mendapat informasi dari masyarakat tentang seringnya terjadi penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di sekitar Jalan Bunga Seroja Kelurahan Lahundape Kota Kendari.

Kemudian Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari melakukan serangkaian tindakan penyelidikan sehingga pada sekira pukul 20.30 WITa berhasil melakukan penangkapan terhadap terlapor Saiful Agusta Torada alias Ipul di dalam kamar kostnya di Kost Pelangi Jalan Bunga Seroja Kelurahan Lahundape Kecamatan Kendari Barat.

Iklan oleh Google

“Hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 2 paket sabu yang mana 1 paket sabu di dalam pembungkus rokok Sampoerna ditemukan dalam laci meja dan 1 paket sabu lagi di dalam tempat kacamata,” jelasnya.

Ia menambahkan, tersangka merupakan aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintah kota Kendari mengonsumsi sabu sejak tahun 2019.

“Tersangka menerima paket sabu dari lelaki Toneng dengan cara ditempel di Taman BTN Graha Asri Puuwatu sebanyak 1 paket sabu kemudian dibagi menjadi 2 paket sabu untuk di konsumsi. Tersangka mengaku lelaki Toneng merupakan warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjung Pinang,” jelasnya.

Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, tersangka dilanggar pasal 114 ayat (1) Subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman paling singkat 5 tahun penjara paling lama 20 tahun waktu kejadian,” tutupnya. (re/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
       
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi