Perahunya Dihantam Ombak Tinggi, Nelayan Asal Muna Hilang di Perairan Labuan Butur
Salah satu nelayan asal Kabupaten Muna dilaporkan hilang usai perahunya dihantam ombak tinggi dan angin kencang di perairan Selat Buton sekitar perairan Labuan Kabupaten Buton Utara.
Korban diketahui bernama Musta yang juga warga Desa Lagasa Kecamatan Duruka Kabupaten Muna.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi menjelaskan, pada pukul 04.00 WITa korban bersama 4 rekannya Mardin, Hakim, Firman dan Said keluar melaut dengan menggunakan perahu masing-masing untuk memancing ikan di sekitar perairan Labuan Kabupaten Buton Utara.
Namun, pada pukul 07.00 WITa terjadi cuaca buruk dimana angin dan ombak kencang yang mengakibatkan korban terjatuh dari perahunya
Iklan oleh Google
“Telah dilakukan pencarian oleh anggota Polairud Buton Utara dan rekan korban hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil,” kata Aris Sofingi.
Atas kejadian itu, rekan korban bernama Mardin melapor ke Basarnas Kendari sekitar pukul 15.40 WITa.
“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 15.50 WITa, Tim Rescue Unit Siaga SAR Muna diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan rescue car membawa 1 Unit rubberboat beserta peralatan pendukung lainnya untuk memberikan bantuan SAR,” kata Aris Sofingi.
Dalam pencarian itu, lanjut dia, kondisi cuaca hujan ringan, tinggi gelombang 0,5 – 1 meter, arah angin barat-timur dan kecepatan angin 8 – 20 knot. (yat)
