Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Sekda Kendari Nyatakan Belum Ada Info Kemenpan-RB Penerimaan P3K

105

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam mengusulkan tenaga honorer agar bisa diakomodir sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) belum mendapat respon dari pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Ridwansyah Taridala mengatakan sampai saat ini pemerintah kota belum mendapatkan informasi atau permintaan kuota P3K dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“P3K nda ada, tidak ada permintaan P3K dari Kemenpan-RB, harapannya kita sebenarnya ada. Tapi sampai saat ini belum ada permintaan dari Kemenpan-RB untuk penerimaan P3K,” kata Ridwansyah Taridala saat ditemui di Gedung Balai Kota Kendari, Kamis 18 Agustus 2022.

Iklan oleh Google

Jenderal ASN Kota Kendari ini menjelaskan, memang ada surat dari Kemenpan-RB, tapi surat tersebut hanya permintaan laporan data-data honorer yang ada di Kota Kendari bukan permintaan PPPK.

“Tapi yang jelas kita masih menunggu kebijakan pemerintah pusat. Kalau mereka minta kuota PPPK pasti kita usulkan, tapi kalau tidak ada permintaan berarti kita di daerah menunggu saja,” jelasnya.

Mantan Kepala Bappeda Kota Kendari mengatakan meski belum ada kepastian, tapi pemerintah kota telah mengusulkan 731 formasi P3K di Kemenpan-RB dalam mempertimbangkan nasib tenaga honorer di Kendari dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang berencana menghapus tenaga honorer di daerah.

“Kita sudah mengusulkan. Kita berharap semua honorer bisa kita angkat atau diakomodir jadi P3K, tapi lagi-lagi kita menunggu kebijakan pusat berapapun yang disetujui itulah yang akan kita umumkan,” tutupnya. (re/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi