Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

DPRD Muna Barat Tolak Dana Pinjaman untuk Jalan Ringgroad Laworo

423

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna Barat menolak dana pinjaman untuk dialokasikan pembangunan jalan ringroad Laworo.

Dalam rapat di gedung DPRD Muna Barat, Senin 6 Juni 2022, wakil rakyat bersepakat bahwa anggaran tersebut tidak boleh digunakan untuk pengaspalan Jalur dua ringroad Laworo.

Wakil Ketua DPRD Mubar, Uking Djasa menyampaikan bahwa sejak awal pembahasan APBD tahun 2023, jalan Ringroad Laworo masuk sebagai salah satu penerima pembiayaan.

Namun, kata dia, penggunaan dana untuk ringroad diberi tanda bintang. Artinya, penggunaan dana pinjaman dialihkan untuk kepentingan lain, bukan untuk jalan ringroad.

“Hari ini sebagai tindak lanjut dari itu, kami melakukan pertemuan antara badan anggaran dan tim anggaran Pemda Mubar sehingga disepakati agar dialihkan untuk pembangunan jalan-jalan yang sifatnya strategis dan mampu  meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya, saat ditemui di gedung DPRD Mubar, Senin 6 Juni 2022.

Uking menilai, pembangunan jalan ringroad untuk jalur dua belum bisa memberikan dampak yang lebih bagi kepentingan masyarakat Mubar.

“Belum waktunya lah kita, satu jalur saja masih sepi, dan belum termanfaatkan dengan baik,” katanya.

Iklan oleh Google

Selain alasan kalayakan, DPRD Mubar menilai penggunaan dana untuk pembangunan jalan ringroad sudah memakan biaya cukup banyak. Hal itu menjadi pertimbangan DPRD untuk tidak diutamakan, meskipun jalan ringroad adalah sala satu ikon daerah.

“Kita melihat kepentingan rakyat dan kepentingan bersama, bahwa jalan-jalan desa dan lainnya maka kita melihat kepentingan bersama dengan Pemda,” katanya.

Sebelumnya Pemda Mubar telah mengajukan dana pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sebesar Rp180 miliar.

Anggaran tersebut akan digelontorkan untuk pembangunan rumah sakit daerah sebesar Rp47 miliar lebih. Sedangkan Rp132 miliar lebih untuk pembangunan jalan ringroad jalur dua.

Namun saat pembahasan di DPRD Mubar, porsi anggaran untuk ringroad diberi tanda bintang, artinya DPRD Mubar tidak sepakat jika penggunaan dana pinjaman untuk membangun jalan ringroad.

Politikus Golkar ini menyebut, Penjabat Bupati Mubar, Bahri, pernah menyatakan akan meninjau kembali dana pinjaman di PT SMI. Atas dasar itu lah, DPRD dan Pemda melakukan rapat bersama untuk peninjauan kembali penggunaan dana pinjaman.

“Hanya ringroad saja yang ditinjau, kalau rumah sakit itu kepentingan kita semua. Tadi Sudah disepakati, tapi bahwa kemudian nanti diperjuangkan di PT SMI,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi