Program Beasiswa Pemda Mubar di Era Bahri Dilanjutkan, Prioritas Mahasiswa Kurang Mampu
Program mantan Pj Bupati Bupati Muna Barat (Mubar) Dr Bahri terkait pemberian beasiswa berprestasi bagi mahasiswa asal Mubar pada tahun 2023 tetap dilanjutkan hingga tahun 2024.
Hal ini disampaikan Kabag Kesra, Setda Mubar, La Karimu saat di temui di ruang kerjanya, Jumat 19 Januari 2024.
Ia mengaku, pada tahun 2024 anggaran beasiswa Pemda Mubar untuk mahasiswa asal Mubar sebesar Rp1 miliar. Namun pada tahun ini ada tambahan kategori penerima yakni mahasiswa dari keluarga tidak mampu.
“Tahun 2023 itu hanya mahasiswa berprestasi, jalur akademik, olahraga dan hafiz. Tahun ini ada tambahan kategori dan menjadi prioritas yaitu mahasiswa dari latar belakang keluarga tidak mampu,” kata Karimu.
Untuk kategori mahasiswa kurang mampu ini, kata Karimu, Pemda Mubar memberikan kebijakan khusus yaitu tidak mematok standar nilai akademik.
Mereka cukup membawa bukti keterangan tidak mampu dari Dinsos Mubar dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun yang ditandatangani oleh pihak perguruan tinggi.
“Kan banyak juga mahasiswa kita ini berasal dari keluarga tidak mampu dan tidak mendapat beasiswa, Bidikmisi dan beasiswa dari pihak lain, kemudian nilainya tidak bisa bersaing dengan penerima beasiswa berprestasi, karena faktor ekonomi. Ini lah yang kita sasar,” kata Karimu.
Iklan oleh Google
Karimu juga menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu program Pemda Mubar di zaman mantan Pj Bupati Mubar Dr Bahri. Dimana tahun 2023 sebanyak 257 mahasiswa.
“Kan yang ketuk APBD 2024 masih pak Bahri. Saya juga sudah koordinasi dengan Pj Bupati Mubar La Ode Butolo dan alhamdulillah beliau sangat mendukung. Saat ini saya tinggal tunggu perintah dari pimpinan. Kalau sudah diperintahkan saya buka pendaftaran,” tutupnya.
Diketahui, penerima beasiswa Pemda Mubar tahun 2023 sebanyak 257 mahasiswa. Penerima beasiswa terdiri dari 204 mahasiswa strata satu (S1), 25 orang mahasiswa strata dua (S2) dan 28 orang mahasiswa berprestasi bidang agama dan olahraga.
Besaran beasiswa untuk masing-masing kategori yakni Rp5 juta untuk jenjang S1, Rp7 juta jenjang S2, pemilik hafalan 30 juz Rp7 juta, penghafal Al-Qur’an 20 juz sebesar Rp 5 juta.
Sedangkan pada bidang olahraga, peraih medali pada ajang Sea Games mendapatkan beasiswa sebesar Rp20 juta dan juara pada kejuaraan daerah mendapatkan Rp5 juta.
Total anggaran beasiswa yang disiapkan oleh pemerintah Muna Barat sebesar Rp1,5 miliar. Pemberian beasiswa ini tergantung IPK. Standarnya IPK 3,55. Alokasi anggaran pertama 800 juta. Ternyata pas pendaftaran banyak yang di atas 3,55 bahkan banyak yang 4,0 sehingga ditambah Rp700 juta. (Pialo/yat)
