Satu orang korban penikaman orang tak dikenal (OTK) di Rumah Makan Sari Laut Doa Ibu 3 Jalan Budi Utomo Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia Kota Kendari dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit. Korban meninggal diketahui bernama Farhan (20).
Korban meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Hal tersebut dibenarkan Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman.
“Izin lapor pasien ruang Edelweis atas nama Muh Farhan umur 20 tahun dinyatakan meninggal pukul 21.43 WITa,” kata Kombes Pol Eka Faturahman dalam keterangannya melalui pesan WhatsApp.
Sebelumnya, diketahui pria bernama Farhan (20) mengalami luka-luka usai ditikam menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau oleh orang tak dikenal (OTK) bersama seorang pria bernama Fikri (23), Selasa 19 Desember 2023 sekitar pukul 04.00 WITa.
Korban bernama Fikri ditikam di RM Ayam Taliwang Jl. Jendral Ahmad Yani Kelurahan Kadia Kecamatan Kadia Kota Kendari yang saat ini masih mendapatkan perawatan.
Lebih lanjut, Eka mengungkapkan saat ini identitas para pelaku sudah diketahui dan dalam proses pengejaran.
“Sudah teridentifikasi para pelakunya. Mohon waktunya, tim kami masih melakukan pengejaran,” ujarnya.
Sementara itu Kasi Humas Polresta Kendari Ipda Hariddin menuturkan, kronologi kejadian berawal saat korban bernama Fikri beserta beberapa orang karyawan Rumah Makan Ayam Taliwang sedang kemas-kemas setelah berjualan.
Iklan oleh Google
Namun tiba-tiba datang 6 orang remaja dengan menggunakan dua unit sepeda motor langsung bertanya kepada korban dan saksi.
“Siapa yang teriaki tadi kita waktu kita lewat?,” kata Ipda Hariddin menirukan perkataan korban.
Ipda Hariddin melanjutkan, saat itu korban Fikri bersama saksi menjawab tidak ada yang meneriaki mereka. Namun setelah korban dan saksi menjawab salah seorang dari pelaku langsung mengayunkan pisaunya hingga mengenai punggung Fikri.
“Melihat kejadian tersebut saksi Adi lalu lari untuk menyelamatkan diri dan masuk bersembunyi ke dalam RM Sari Laut Doa Ibu 3,” ujarnya.
Namun, para pelaku kembali mengejar korban hingga masuk ke dalam RM Sari Laut Doa Ibu dan mendapati korban Farhan bersama dua rekannya yang sementara makan.
“Di situ para pelaku kembali bertanya kepada Farhan dan kawan-kawan dengan pertanyaan,” siapa yang melempari mereka menggunakan bambu?” ucapnya.
Sejurus kemudian, salah satu pelaku langsung mengayunkan pisau kepada korban hingga mengenai punggung Farhan.
Setelah menikam korban, para pelaku langsung melarikan diri.
“Akibat dari kejadian tersebut kedua korban mendapatkan luka tusuk pada bagian punggung dan harus dirawat di rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis,” pungkasnya. (Ahmad Odhe/yat)
