Wali Kota Tegaskan Pembangunan Pabrik Baterai di Kendari Tetap Dilaksanakan
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menegaskan pembangunan industri pabrik litium baterai tetap dilaksanakan di Kecamatan Abeli dan Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penegasan orang nomor satu di Kota Kendari ini untuk menepis isu terkait bahwa pembangunan pabrik di atas lahan seluas 1.700 hektare batal dilaksanakan.
“Pembangunan tetap berlangsung. Tetap dikerja itu, tapi harus memenuhi syarat administtastif sementara diurus di kementerian,” kata Sulkarnain Kadir, Rabu 31 Agustus 2022.
Pembangunan industri melibatkan Pemkot Kendari bekerja sama dengan PT Kendari Kawasan Industri Terpadu bersama PT China Construction Yangtze River Indonesia diharapkan bisa masuk dalam proyek startegis nasional (PSN).
Iklan oleh Google
“Kita berharap masuk dalam proyek strategi nasional. Ini sementara kita ajukan kalau masuk akan banyak insentif yang diberikan dan pemerintah pusat terlibat,” jelasnya.
Sulkarnain mengaku, lokasi pembangunan di Kecamatan Abeli dan Nambo sudah selesai, karena itu merupakan kewenangan pemerintah daerah (Pemda).
“Kalau terkait lokasi kewenangan kami di daerah sudah selesai. Makanya kami kawal supaya masyarakat di sekitar situ mendapatkan haknya secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kendari, Maman Firman Syah mengaku perkembangan pembangunan pabrik tersebut masih dalam tahap pengurusan izin.
“Secara umum perkembangannya masih dalam proses pengurusan izin di pusat,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui Whatsapp. (Re/yat)
