Dosen UHO Kendari Perkenalkan Kembali Senam Poco-Poco di Lingkungan Sekolah
Sejumlah dosen Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dari Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskes-Rek) Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) memperkenalkan kembali senam poco-poco di lingkungan sekolah dasar.
Selama ini, senam Poco-Poco seakan terlupakan. Namun, sejumlah dosen UHO Kendari ingin menghidupkan kembali praktik senam lawas tersebut.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat dari tim dosen Penjaskes-Rek FKIP UHO Kendari yang terdiri dari Dr. Muhammad Rusli, M. Kes. AIFO selaku ketua tim pengabdian, kemudian anggota Suhartiwi, S. Pd., M. Pd, Marsuna, S. Pd., M. Pd, serta salah satu mahasiswa Nur Rahyana.

Ketua tim Dr Muhammad Rusli menyatakan, pelatihan senam poco-poco olahraga ini untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa yang digelar di sekolah dasar Kecamatan Lain ea Kabupaten Konawe Selatan pada Sabtu 1 Januari 2022 lalu.
“Pelatihan ini diikuti oleh dua sekolah di Kecamatan Lainea yaitu SD Negeri 3 Lainea dan SD Negeri 4 Lainea, dihadiri oleh siswa yang berjumlah kurang lebih 60 orang siswa, serta kepala sekolah dan guru-guru,” katanya.
Iklan oleh Google
Ia menjelaskan, senam poco-poco merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dikembangkan, oleh sebab itu dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan senam poco-poco olahraga dapat memberikan pemahaman siswa maupun guru tentang pentingnya dalam menjaga kebugaran tubuh.
“Senam poco-poco olahraga terdiri dari 9 gerakan cabang olahraga merupakan senam yang dikeluarkan oleh Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI),” jelasnya.
Adapun gerakan dalam pelaksanaan pelatihan senam poco-poco olahraga yaitu gerakan atletik, sepak bola, tinju, bulutangkis, renang, bola basket, pencak silat, bola voli, dan angkat besi yang diiringi dengan musik secara berirama, sehingga siswa dan guru yang mengikuti pelatihan lebih semangat.

Dalam pelaksanaannya diawali dengan pembukaan pelatihan yang dibawakan ketua tim Dr. Muhammad Rusli, M. Kes. AIFO
Setelah pembukaan dilaksanakan dengan pelatihan senam poco-poco olahraga yang dipandu langsung oleh tim pengabdian dan peserta yang mengikuti kegiatan sangat antusias dan proses pelatihan tersebut dipilih 5 orang peserta terbaik dari segi teknik gerakan.
“Semoga pelatihan dilaksanakan ini dapat diaplikasikan oleh siswa dan guru untuk melaksanakan senam rutin di sekolah,” harapnya. (yat)