Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Penjual Ikan Jadi Korban Pembegalan Brutal di Jembatan Teluk Kendari

193

Seorang pria bernama Rusli (35), yang berprofesi sebagai penjual ikan, menjadi korban pembegalan sadis saat melintas di Jembatan Teluk Kendari (JTK) pada Sabtu, 24 Mei 2025.

Insiden yang terjadi di Jalan W. R. Supratman, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Sulawesi Tenggara itu menggegerkan warga sekitar.

Peristiwa tragis itu pertama kali mencuat ke publik setelah seorang pengguna media sosial, Fadal Fadh Hayyan, mengunggah foto-foto lokasi kejadian ke akun Facebook miliknya.

Dalam unggahan tersebut tampak jalanan jembatan bersimbah darah, dengan sebuah sepeda motor berkeranjang ikan terparkir tak jauh dari lokasi. Beberapa warga dan aparat kepolisian terlihat sedang melakukan olah TKP.

“Lari-lari pagi, ketemu insiden. Katanya sih begal. Area Jembatan Bahteramas. Korban dilarikan ke RS terdekat. Seorang penjual ikan, luka sekitar leher. Polisi masih di TKP,” tulis Fadal dalam unggahannya di akun Facebook nya.

Iklan oleh Google

Menurut informasi yang dihimpun, Rusli saat itu tengah menuju Pelabuhan Samudera di Kecamatan Abeli untuk membeli ikan.

Namun nahas, saat melintas di jembatan Teluk Kendari, ia diadang oleh orang tak dikenal (OTK) dan secara brutal dibacok di bagian wajah hingga leher menggunakan senjata tajam.

Korban yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut. Hingga saat ini, kondisinya masih dalam perawatan intensif.

Kasi Humas Polresta Kendari, Iptu Haridin, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya masih memburu pelaku dan melakukan penyelidikan intensif.

“Pelaku dalam penyelidikan,” ujar Iptu Haridin singkat. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi