Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Demo Calon Honorer Rumah Sakit Jantung di Kendari Diwarnai Kebrutalan Satpol PP

202

Aksi demonstrasi yang dilakukan puluhan Calon Honorer Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo di Kantor Badan Kepegawaian Daerah Sulawesi Tenggara, berujung ricuh pada Senin, 8 Januari 2024 siang.

Kericuhan terjadi karena aparat Satpol PP membubarkan massa dengan cara brutal dan memukul pendemo.

Akibat bentrokan itu, 2 mahasiswa mengalami luka-luka di bagian kepala dan langsung melaporkan kejadian ini ke Polresta Kendari. Sementara, massa pengunjuk rasa langsung membubarkan diri usai dibubarkan paksa Satpol PP.

Dari pantauan awak media, kericuhan ini bermula saat masa calon tenaga honorer hendak menyegel Kantor BKD Sultra, namun upaya tersebut dihalangi puluhan aparat Satpol PP sehingga terjadi adu mulut.

Sejumlah aparat Satpol PP yang tersinggung pun langsung mengepung dan mengejar pendemo yang masih berada di atas mobil orasi. Satpol PP tetap mengejar pendemo hingga keluar gedung BKD Sultra.

Iklan oleh Google

Tak sampai di situ, puluhan aparat Satpol PP juga menganiaya pendemo lainnya hingga luka-luka. Satpol PP juga menyerang dan mengintimidasi 2 wartawan yang sedang melakukan peliputan.

Koordinator Aksi, Muhammad Saleh mengatakan, tuntutan demonstrasi untuk meminta Kepala BKD Sultra, Zanuriah agar mengeluarkan SK pengangkatan 413 calon pegawai non ASN Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo.

“Kami datang ingin menemui Kepala BKD Sultra untuk meminta kejelasan SK kami yang tak kunjung diterbitkan, tapi kenapa pihak keamanan brutal mengacaukan demostrasi kami,” katanya.

Sementara itu Sekretaris BKD Sultra, Abdul Muslikh di hadapan puluhan calon honorer mengatakan, kasus perekrutan ini menemui masalah, sehingga kasus ini diserahkan ke inspektorat untuk mencari penyebab SK pengangkatan tak diterbitkan.

“Pihak BKD sudah menyerahkan semua berkas terkait penyelesaian masalah SK tersebut di inspektorat. Berkas ini sudah di inspektorat,” ujarnya.

Diketahui sebanyak 413 calon honorer Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo Sultra ini sudah dinyatakan lulus seleksi perekrutan pada April 2023 lalu, namun selama 9 bulan menunggu, BKD Sultra tak kunjung menerbitkan SK pengangkatan hingga Januari 2024. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi