Siswa Dua Sekolah di Kendari Terlibat Tawuran, Sopir Angkot Jadi Korban
Siswa SMK 1 Kendari dengan SMK 2 Kendari (STM) terlibat tawuran di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Kamis 27 Juli 2023 siang. Akibat dari tawuran tersebut salah satu sopir angkutan kota (angkot) menjadi korban.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muhammad Eka Faturahman membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pemicu utama keributan karena adanya masalah klasik antar-sekolah tersebut.
“Masalah klasik berkaitan dengan dendam oknum-oknum pelajar yang melibatkan teman sekolahnya,” ujar Kapolres.
Atas kejadian tersebut pihak kepolisian mengamankan 15 orang pelajar dan beberapa kendaraan roda dua.
Namun saat mengamankan para pelajar yang diduga pelaku tawuran, siswa kedua sekolah itu saling ejek.
Akibat ejekan tersebut, membuat pelajar SMK 1 Kendari melempari siswa STM yang berada di dalam mobil angkot.
“Korbannya sopir saat menunggu penumpang para pelajar sehingga terkena lemparan batu dari dalam sekolah (SMK 1),” jelasnya
Salah satu saksi ojek online, Asman, mengatakan, keributan bermula saat siswa SMK 1 Kendari mengejek pelajar STM yang diamankan polisi.
Iklan oleh Google
Sejumlah siswa STM diamankan polisi saat akan tawuran dengan siswa SMK 1 Kendari di jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
“Jadi awalnya saat saya cari orderan di SMEA, pertama lewat mobil Dalmas yang tangkap anak STM terus pas lewat mereka diteriaki SMK 1 tapi awalnya tidak melempar,” katanya.
Kemudian, tak berselang lama, sejumlah mobil angkot parkir di depan SMK 1 Kendari untuk mengambil penumpang.
Mobil angkot itu mengakut siswa STM, hingga membuat para pelajar SMK melempari mobil tersebut dengan batu dari dalam sekolah. Akibatnya, sejumlah mobil dan pengemudi ojek online yang mengambil penumpang menjadi korban lemparan batu.
“Jadi batu yang dilempar dari dalam sekolah mengenai kita juga yang lagi cari penumpang,” ujar Asman.
Kemudian, sejumlah sopir yang mobilnya dilempari masuk ke sekolah mencari siswa yang melempar yang membuat para sopir mobil sempat cekcok dengan siswa dan guru di dalam sekolah.
“Terus kita masuk ke dalam sekolah cari siswa yang melempar tapi kita dihalangi sama guru,” pungkasnya.
Akibat kejadian tersebut sejumlah pelajar dan kendaraan yang diamankan polisi di lokasi tawuran dibawa ke Mapolresta Kendari. (Ahmad Odhe/yat)
